Baca dalam 3 menit

KNKT Mulai Survey Lokasi Jatuhnya Sriwijaya Air SJ-182, Hari Ini

SHARE ARTIKEL

Serpihan Sriwijaya - Image from Bolong.id

Jakarta, Bolong.id - Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), Soerjanto Tjahjono mengungkapkan bahwa pihaknya akan melakukan survei lokasi kejadian kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ 182 tujuan Jakarta-Pontianak pada Minggu (10/01).

"Tugas KNKT akan melakukan investasi penyebab pesawat, agar tidak terjadi hal sama di kemudian hari," katanya dalam Press Conference, Sabtu (9/1/2021).

"Kemudian sesuai dengan prosedur kami masih tahap pengumpulan data, data cuaca, data pesawat, data penerbangan. Ketika dirilis gimana kondisinya. Besok (minggu) kami akan lakukan survei di lokasi kejadian, kira-kira seperti apa lokasinya dan peralatan apa yang akan diturunkan. Ini akan kita planning apa saja peralatan untuk besok [hari ini] dalam rangka melakukan investigasi."

Dia mengatakan, hal yang paling utama adalah survey rescue. Jika hasil dari survey rescue mengatakan KNKT sudah bisa turun, maka pihaknya akan turun langsung. Dilansir dari Detik.com, Minggu (10/01/2021).

"Kami masih koordinasi dengan Basarnas, dan tim lain termasuk Angkatan laut, polisi KPLP [Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai] dan lainnya," katanya.

"Kami juga sudah koordinasi dengan BPPT [Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi] meminjam kapal Baruna Jaya IV. Sudah disiaapkan, karena kapal ini memiliki peralatan survei dalam air. Sering kami pakai juga untuk undercover recovery. Saat ini KNKT dalam rangka investasi dalam fase pengumpulan informasi.

Saat ini pencarian masih dilakukan, tapi belum bisa optimal karena kondisi cuaca yang tidak bersahabat. Adapun Kapal Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) sudah berada di lokasi kejadian.

Dari informasi masyarakat dan Pos Polisi Pulau Lancang masih ada puing-puing di sekitar perairan pulau. Namun belum bisa dipastikan identifikasi barang yang ditemukan saat ini.

"Kita belum bisa pastikan barang itu apa, tapi sudah ada di Kapal Basarnas dan akan diselidiki KNKT," kata Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Bagus Puruhito.

Pada Kesempatan yang sama Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan sesuai arahan presiden untuk memaksimalkan proses pencarian, sudah ada empat kapal Basarnas yang dikerahkan dan 3 Kapal Karet. Dari TNI Angkatan Laut juga sudah mengerahkan 4 kapal KRI.

Sebelumnya diberitakan Kepolisian Sektor Pulau Laki Kepulauan Seribu, Babinsa beserta Tim SAR telah melakukan pengecekan di lapangan lokasi kecelakaan itu terjadi. Ditemukan sejumlah gulungan kabel, puing alumunium, serta potongan celana jeans di perairan Pulau Lancang.

Sebelumnya diberitakan, pesawat Boeing 737-500 dengan nomor penerbangan SJ182 milik maskapai nasional Sriwijaya Air jatuh pada Sabtu (09/01/2021). (*)

Terkait

berita

Kebijakan Penerbangan Satu Maskapai Untuk Satu Negara di Tio...

  • Bolong team
  • 01 Apr 2020

teknologi

Satu-satunya, Peluncuran Pertama Roket Long March 5B Tiongko...

  • Bolong team
  • 08 May 2020

berita

Jumlah Penerbangan Sipil di Tiongkok Kembali Capai Jumlah 10...

  • Bolong team
  • 17 May 2020

berita

Hati-hati, Mungkin Awal Perang Dunia Ke-3, Bomber AS Dekati ...

  • Bolong team
  • 21 May 2020

international

Ini Dia Penyesuaian Rencana Penerbangan Internasional Tiongk...

  • Bolong team
  • 06 Jun 2020

technology

Bikin Takjub, China Express Air Beli 100 Pesawat Buatan Dala...

  • Bolong team
  • 11 Jun 2020
Logo follow bolong