Baca dalam 3 menit

Divaksin Sinovac, Presiden Chile Ungkap Pesan Kepercayaan

Waktu Publish : 15 Feb 2021, 16:24 WIB
Sumber : 人民网
SHARE ARTIKEL


Presiden Chili Sebastian Pinera menerima vaksin COVID-19 yang dikembangkan oleh perusahaan China Sinovac di sebuah pusat kesehatan di Futrono, sebuah kota di wilayah selatan Los Rios, Chili, 12 Februari 2021. - Image from Gambar diambil dari Internet, jika ada keluhan hak cipta silahkan hubungi kami.

Santiago, Bolong.id - Presiden Chile Sebastian Pinera pada hari Jumat (12/2) menerima dosis pertama vaksin CoronaVac yang dikembangkan oleh perusahaan farmasi Tiongkok, Sinovac, untuk melawan virus COVID-19, bersama dengan mereka yang berusia 71 tahun ke atas.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden menyampaikan pesan kepercayaan kepada publik terkait penerapan vaksin CoronaVac dari Sinovac, yang paling banyak digunakan sebagai bagian dari program vaksinasi nasional. Dilansir dari Xinhua, Minggu (14/02/2021).

"Saya ingin memberitahu semua rekan saya bahwa vaksin ini aman, efektif, dan kami telah melakukan upaya besar untuk dapat memvaksinasi semua warga Chile", kata Pinera kepada wartawan pada konferensi pers setelah divaksinasi.

Kampanye vaksinasi, yang diluncurkan pada 24 Desember, awalnya untuk staf rumah sakit dan kemudian diperluas ke masyarakat umum, menawarkan "harapan bahwa kita akan memulihkan hidup kita, kita akan dapat sekali lagi merangkul orang yang kita cintai , kami akan dapat melanjutkan proyek kehidupan kami, "kata Pinera.

Hingga Kamis (11/2), 1.550.594 orang telah menerima vaksin COVID-19 di Chile, 5 juta penduduk kelompok berisiko tinggi yang akan divaksinasi pada kuartal pertama tahun 2021.

Kampanye nasional dimulai dengan kedatangan dua pengiriman vaksin dari Sinovac pada bulan Januari, yang akan terus mengirimkan dosis ke Chile selama beberapa minggu mendatang.

Pemerintah menargetkan untuk memvaksinasi sekitar 15 juta orang dalam enam bulan pertama tahun ini dengan sekitar 35 juta dosis dari berbagai perusahaan farmasi.

Chile sedang menghadapi gelombang baru infeksi COVID-19, terutama di utara dan selatan negara itu, dan melaporkan 764.307 kasus yang dikonfirmasi dan 19.262 kematian akibat penyakit pada Kamis, menurut Kementerian Kesehatan.(*)

Agi Widjaya/Penerjemah

Terkait

business

China dan Negara-negara Arab Perluas Kerja Sama Ekonomi

  • Esy Gracia
  • 20 Jun 2021

business

Pengiriman Ponsel 5G China Melonjak

  • Lupita
  • 20 Jun 2021

news

China Dukung Usaha Mikro Melalui Keuangan Inklusif

  • Lupita
  • 20 Jun 2021

news

POTRET: Tianhe di Museum Sains dan Teknologi

  • Lupita
  • 20 Jun 2021

news

China Serius Hentikan Penambang Kripto

  • Lupita
  • 20 Jun 2021

culture

Sekilas Tentang Marga Lù (陆) dan Tokoh Penyandangnya

  • Lupita
  • 20 Jun 2021
Banner Kanan
Logo follow bolong