Baca dalam 3 menit

AS Akhirnya Akui Vaksin China Untuk Syarat Masuk Wilayah

Waktu Publish : 22 Sep 2021, 11:33 WIB
SHARE ARTIKEL

Ilustrasi vaksin COVID-19 - Image from Internet. Segala keluhan mengenai hak cipta dapat menghubungi kami

Bolong.id - Menurut sebuah laporan oleh New York Times pada tanggal 21 September 2021, setelah larangan 18 bulan, Amerika Serikat akan dibuka kembali pada bulan November untuk mengizinkan orang asing yang sudah divaksinasi penuh untuk masuk.

Seorang juru bicara Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) mengatakan bahwa semua orang yang telah divaksinasi dengan vaksin yang disertifikasi oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk penggunaan darurat akan dianggap telah divaksinasi sepenuhnya.

Dilansir dari 观察者网 pada Selasa (21/09/2021), perlu dicatat bahwa Amerika Serikat sebelumnya tidak mengakui semua vaksin yang disetujui oleh WHO untuk penggunaan darurat, seperti vaksin AstraZeneca. Saat ini, vaksin Sinovac dan vaksin Sinopharm telah dimasukkan dalam daftar penggunaan darurat WHO.

Pada 20 September waktu setempat, Koordinator Penanggulangan Pandemi Gedung Putih Jeffrey D. Zients menyatakan bahwa wisatawan asing perlu menunjukkan sertifikat vaksinasi penuh dan laporan negatif tes PCR dalam waktu 3 hari sebelum naik ke pesawat sebelum mereka dapat memasuki wilayah Amerika Serikat.

Adapun apa yang dimaksud dengan vaksinasi penuh, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS telah memberikan standar baru.

Juru bicara Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) Thomas Skinner mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa semua orang yang telah menerima vaksin yang disertifikasi oleh WHO untuk penggunaan darurat akan dianggap telah menerima vaksinasi penuh dan diizinkan memasuki negara itu.

Saat ini, vaksin yang telah masuk dalam daftar penggunaan darurat WHO antara lain vaksin Pfizer/Biotech, vaksin AstraZeneca, vaksin Serological Institute of India, vaksin Johnson & Johnson, Vaksin Moderna, serta vaksin Sinovac dan Sinopharm.

Menurut peraturan CDC sebelumnya, hanya orang yang telah divaksinasi dengan vaksin Pfizer, Modena, dan Johnson & Johnson yang akan dianggap telah menerima vaksinasi penuh. (*)


Informasi Seputar Tiongkok

Terkait

news

Indonesia Terima Batch ke-100 Vaksin dari China

  • Djono W. Oesman
  • 28 Oct 2021

news

Lebih dari 1 Miliar Warga China Telah Divaksin Tahap-2

  • Lupita
  • 25 Oct 2021

news

Australia dan Jepang Hibahkan 1,4 Juta Dosis AstraZeneca ke ...

  • Esy Gracia
  • 21 Oct 2021

news

Beredar Hoaks China Ragukan Vaksin Sinovac & Beralih ke ...

  • Esy Gracia
  • 21 Oct 2021

news

Vaksin HPV Pertama China Dapatkan Prakualifikasi WHO

  • Djono W. Oesman
  • 19 Oct 2021

news

Hong Kong Donasikan 7,5 Juta Dosis AstraZeneca kepada COVAX

  • Esy Gracia
  • 16 Oct 2021
Load more
Banner Kanan
Logo follow bolong