Baca dalam 2 menit

Asal Mula Baju Koko, Baju Muslim yang Konon Berasal dari China

Waktu Publish : 03 Sep 2021, 16:02 WIB
SHARE ARTIKEL

Baju koko modern - Image from Internet. Segala keluhan mengenai hak cipta dapat menghubungi kami

Bolong.id - Baju koko telah menjadi baju andalan bagi pria Muslim saat melaksanakan ibadah dan merayakan Lebaran di Indonesia. Meski identik dengan orang Muslim, konon dipercaya bahwa sebenarnya baju koko ini berasal dari pakaian orang Tionghoa.

Menurut sejarawan JJ Rizal, yang dikutip dari Voi.id, baju koko berasal dari pakaian sehari-hari pria Tionghoa bernama tui-khim. Pria Tionghoa biasanya mengenakan tui-khim dengan celana semata kaki atau disebut juga komprang.

Baju tui-khim - Image from Internet. Segala keluhan mengenai hak cipta dapat menghubungi kami

Pada awal abad ke-20, dengan berdirinya Perhimpunan Tionghoa di Hindia Belanda, baju tui-khim dan celana komprang mulai ditinggalkan karena pria Tionghoa sudah diperbolehkan memakai pakaian Belanda.

Dikutip dari Kompas.com, David Kwa, pengamat budaya Tionghoa, mengatakan bahwa tui-khim juga mulai dikenakan oleh masyarakat Betawi dan sebutannya berubah menjadi baju tikim. Baju tikim pun memiliki ciri-ciri yang sama dengan baju koko yang kita kenal sekarang.

Istilah “baju koko” diduga mulai muncul karena sebutan engko-engko yang biasa digunakan untuk merujuk pria Tionghoa yang mengenakan pakaian ini. Dalam bahasa Indonesia, istilah “engko-engko” pun berkembang menjadi “koko”.

Kini, baju koko kerap kali dikenakan oleh pria Muslim di Indonesia dengan berbagai warna, motif, dan model. (*)



Informasi Seputar Tiongkok



Load more
Banner Kanan
Logo follow bolong