Baca dalam 4 menit

Film Dokumenter China-AS Tentang Lockdown Wuhan Raih Emmy Glory

Waktu Publish : 18 Sep 2021, 13:18 WIB
Sumber : RADII
SHARE ARTIKEL

76 Days - Image from Variety

Bolong.id - Film dokumenter fitur Tiongkok-Amerika 76 Days meraih Emmy dalam kategori Exceptional Merit di Pembuatan Film Dokumenter Primetime Creative Arts Emmy Awards ke-73, yang diadakan pada 11-12 September 2021.

Film ini mengalahkan Dick Johnson is Dead dari Kirsten Johnson dan Welcome to Chech dari David France untuk mengamankan patung emas bergengsi.

Kemenangan film dalam kategori tersebut menghasilkan Emmy pertama untuk Film Dokumenter MTV, sebuah divisi dari MTV yang dipimpin oleh mantan presiden Film Dokumenter HBO, Sheila Nevins.

Dilansir dari RADII pada Sabtu (18/9/2021), 76 Days disutradarai oleh sutradara Tiongkok-Amerika Hao Wu, menyoroti kisah-kisah mereka yang terkena dampak penyebaran Covid-19 di tengah lockdown Wuhan pada awal 2020.

Proyek dokumenter Wu dimulai pada Februari 2020, tak lama setelah dilakukan lockdown di Wuhan dimulai pada 23 Januari, dan berlanjut hingga kota dibuka kembali pada April.

Karena sutradara yang berbasis di New York berada di luar Tiongkok, ia harus bergantung pada dua kolaborator di Wuhan untuk mengambil gambar yang diperlukan, yaitu pembuat film Tiongkok Weixi Chen dan seorang jurnalis foto anonim di sebuah perusahaan media yang didukung negara.

Menurut wawancara dengan Wu, Chen dan reporter tak dikenal telah merekam adegan di Wuhan sejak Januari, sebelum berkontak dengan mereka.

“Saya menjangkau lebih dari selusin pembuat film yang mulai syuting di Wuhan. Setelah berbicara dengan mereka, begitulah cara saya menemukan dua rekan saya. Dan kemudian, saat mereka melanjutkan syuting, kami mulai berkolaborasi melalui internet, ”kata Wu dalam wawancara Februari dengan Slate, mengingat garis waktu proyek. “Mereka akan mengunggah rekaman itu setiap hari setelah syuting ke layanan cloud di Tiongkok, dan kemudian saya akan mengunduh rekaman itu di New York.”

Rekan direktur Wu membuat profil peristiwa di empat rumah sakit di Wuhan. Mereka mendokumentasikan kehidupan sehari-hari pekerjaan perawatan kesehatan dan pasien rumah sakit dan bagaimana orang-orang bergotong royong dalam menghadapi krisis.

Sementara film tersebut telah menerima beberapa kritik negatif di platform media sosial Tiongkok Weibo, film tersebut telah mencapai skor yang kuat di situs ulasan film Tiongkok, Douban. Pada saat penulisan, 76 Days (yang belum dirilis di Tiongkok) memiliki rating 8,2 di Douban setelah mendapat ulasan dari 5.721 pengguna.

Sementara itu, di situs web agregasi ulasan film dan TV Amerika Rotten Tomatoes, film dokumenter ini mendapat peringkat 100% 'Segar' dan skor penonton 85%.

Hao Wu awalnya berasal dari provinsi Sichuan, Tiongkok Barat Daya. Dia memulai karir pembuatan filmnya pada tahun 2005 dengan film debutnya Beijing or Bust, sebuah film dokumenter yang menceritakan kisah enam orang Tionghoa kelahiran Amerika yang meninggalkan AS untuk tinggal di Beijing.

Dalam filmnya tahun 2019 All in My Family, Wu memanfaatkan tantangan bagi kaum gay Tiongkok melalui lensa pribadinya. (*)


Informasi Seputar Tiongkok

Load more
Banner Kanan
Logo follow bolong