Baca dalam 3 menit

Konsumsi Teh Melati, Wajib Perhatikan Ini

Waktu Publish : 08 Sep 2021, 14:48 WIB
Sumber : chayi5.com
SHARE ARTIKEL

Siapa yang tidak bisa minum teh melati? - Image from Internet. Segala keluhan mengenai hak cipta dapat menghubungi kami


Jakarta, Bolong.id - Dilansir dari chayi5.com, tidak semua orang bisa minum teh melati. Berikut ini penjelasannya:

Kontraindikasi untuk minum berlebihan

Semua orang harus memperhatikan pantangan selama proses minum teh melati. Jika tidak, minum teh melati dalam jumlah banyak dalam satu waktu akan menyebabkan efek samping seperti gangguan sistem endokrin, dan itu lebih mungkin menyebabkan tubuh terbebani dan fungsi tubuh terganggu.

Wanita yang sedang menstruasi

Teh melati termasuk dalam jenis teh beraroma yang bersifat relatif dingin. Karena sifatnya yang khas, teman-teman wanita sebaiknya tidak meminum teh melati pada saat menstruasi, jika tidak maka akan dengan mudah menyebabkan peningkatan volume darah menstruasi secara instan dan memperpanjang periode menstruasi.

Efek samping lanjutannya antara lain sakit pinggang dan nyeri perut.

Jangan minum saat perut kosong

Minum teh melati saat perut kosong akan membuat pusing, mati rasa pada anggota badan, dan mempercepat detak jantung yang cepat. Bagi orang yang menderita hipoglikemia, dilarang untuk minum teh melati karena bisa menyebabkan mual dan muntah.

Orang dekat sakit lambung

Bagi orang yang sakit limpa dan lambung, seperti orang yang sering sakit perut, diare, dll, tidak diperbolehkan minum teh melati. Rasa dingin pada teh melati akan menyerang tubuh manusia dan akan sangat merusak lapisan dan selaput lendir usus dan lambung manusia.

Selain mempengaruhi fungsi penyerapan dan pencernaan, hal ini lebih mungkin menyebabkan kekurangan gizi dan penurunan berat badan.

Saat minum teh melati, perhatikan pantangan di atas, serta orang-orang yang disebutkan di atas yang tidak bisa minum teh melati.

Disarankan untuk tidak meminumnya terlalu banyak, karena akan secara serius mempengaruhi kesehatan fisik semua orang. (*)

Load more
Banner Kanan
Logo follow bolong