Lama Baca 3 Menit

14 Hari Terjebak, 11 Penambang Emas Shandong Diselamatkan

25 January 2021, 11:31 WIB

14 Hari Terjebak, 11 Penambang Emas Shandong Diselamatkan-Image-1

Proses penyelamatan kecelakaan tambang emas di China Timur - Image from Xinhuanet.com

Jinan, Bolong.id – Minggu 24 Januari 2021, 11 penambang diselamatkan setelah terjebak di bawah tanah dua minggu akibat ledakan di tambang emas di Provinsi Shandong, China timur. Hebatnya, mereka masih hidup.

Tim penyelamat mengangkat dua penambang sekitar pukul 15:18, sampai saat ini jumlah pekerja yang diselamatkan menjadi 11. Masyarakat sekritar kejadian menyambut para penambang dengan tepuk tangan meriah.

14 Hari Terjebak, 11 Penambang Emas Shandong Diselamatkan-Image-2

Proses penyelamatan kecelakaan tambang emas di China Timur - Image from Xinhuanet.com

Salah satu pekerja yang diselamatkan menyatukan kedua telapak tangannya untuk menunjukkan rasa terima kasih yang mendalam kepada orang-orang yang bertepuk tangan.

Penambang pertama yang diselamatkan diangkat dari tambang pada pukul 11:13 pagi hari Minggu. Pekerja tersebut, dikatakan dalam kondisi sangat lemah, dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani perawatan.

“Berhari-hari kami bergiliran membersihkan puing-puing di poros. Hari ini akhirnya kami mendapatkan hasil yang kami harapkan,” kata salah seorang penyelamat.

Para ahli mengatakan penyelamatan 11 penambang pada hari Minggu di luar perkiraan mereka, karena hanya tiga hari yang lalu mereka memperkirakan bahwa penyelamat akan membutuhkan setidaknya 15 hari untuk menggali melalui blok tersebut untuk menjangkau para pekerja yang terperangkap.

Pada Minggu dini hari, setelah membersihkan puing-puing kecil, tim penyelamat menemukan ruang kosong di bawahnya yang hanya dibatasi oleh potongan-potongan besar, kata Xiao Wenru, kepala insinyur pusat penyelamatan ranjau di Kementerian Manajemen Darurat. "Penemuan itu sangat mempercepat proses penyelamatan."

Dua puluh dua penambang terjebak di bawah tanah akibat ledakan tambang pada 10 Januari di Qixia, di bawah kota Yantai, Provinsi Shandong.

Sebelum hari Minggu, tim penyelamat telah berhubungan hanya dengan 10 penambang, yang berada dalam kondisi fisik dan psikologis yang baik, tetapi seorang lainnya diyakini telah meninggal.

Tim penyelamat masih berpacu dengan waktu untuk menggali poros tambang yang terbatas untuk menyelamatkan 10
penambang yang tersisa yang belum ditemukan. (*)

Megawati Putri/Penerjemah

BACA JUGA