China dan Kamboja Janji Perdalam Kemitraan di Semua Bidang

logo clock 4 Menit logo clock 13-10-2020, 13:38

Menlu China Wang Yi dan PM Kamboja Hun Sen - Image from Xinhua

Phnom Penh, Bolong.id - Perdana Menteri Kamboja Samdech Techo Hun Sen bertemu Anggota Dewan Negara Tiongkok dan Menteri Luar Negeri Wang Yi pada hari Senin. Kedua belah pihak berjanji untuk memperdalam kerja sama yang saling menguntungkan di semua bidang. 

Wang mengatakan bahwa sebagai “teman lama” dan “teman sejati” para pemimpin dan rakyat Tiongkok, kunjungan Hun Sen ke Beijing pada Februari di tengah upaya Tiongkok untuk memerangi wabah COVID-19 merupakan bagian penting dari kerja sama persahabatan Tiongkok-Kamboja. Demikian dilansir dari Xinhuanet, Senin (12/10/2020). 

Wang mengatakan bahwa memilih Kamboja sebagai tempat pertama untuk tur Asia Tenggara tidak hanya mencerminkan dukungan timbal balik, tetapi juga momentum membangun komunitas dengan masa depan bersama antara kedua negara. 

Tiongkok dengan tegas mendukung Kamboja dalam mengambil jalur pembangunan yang sesuai dengan kondisi nasionalnya sendiri, menjaga kedaulatan dan martabat nasional, serta mengejar kebijakan domestik dan eksternal sendiri, kata Wang, seraya menambahkan bahwa Tiongkok bersedia bekerja dengan Kamboja untuk mengatasi tantangan pasca pandemi dan lebih meningkatkan kerja sama bilateral di semua bidang. 

Dia juga memuji pemerintah Kamboja karena dapat membendung COVID-19 dengan cepat dan kontribusinya terhadap kerja sama global dalam memerangi pandemi. Kamboja telah melindungi kepentingan bersama negara-negara berkembang dan menjunjung tinggi norma-norma dasar yang mengatur hubungan internasional, menunjukkan semangat kemanusiaan “negara kecil dengan hati besar” dan kekuatan “negara kecil dengan diplomasi besar,” katanya. 

Tiongkok akan berdiri teguh di samping Kamboja apa pun yang terjadi dalam situasi internasional, kata Wang. 

Hun Sen mengatakan kunjungan Wang menyoroti pendalaman kemitraan strategis komprehensif antara Kamboja dan Tiongkok. Sebagai sahabat sejati, katanya, seraya menambahkan bahwa Kamboja sangat menghargai bantuan Tiongkok dalam memerangi penyakit virus corona dan mempromosikan pembangunan sosial-ekonomi di Kamboja. 

Perdana Menteri Kamboja mengatakan bahwa keberhasilan Tiongkok dalam menanggulangi COVID-19 menjadi model untuk perang global melawan pandemi. Kamboja berkomitmen untuk memperkuat kemitraan strategis kerja sama yang komprehensif dengan Tiongkok dan akan terus mendukung Tiongkok secara tegas dalam isu-isu menyangkut kepentingan intinya, katanya, seraya menambahkan bahwa Phnom Penh siap bekerja dengan Beijing untuk memperdalam kerja sama yang saling menguntungkan di semua bidang. 

Kedua belah pihak juga bertukar pandangan tentang masalah internasional dan regional yang menjadi perhatian bersama dan menyaksikan upacara penandatanganan perjanjian perdagangan bebas antara Tiongkok-Kamboja. 

Wang mengakhiri kunjungan resminya selama dua hari di Kamboja pada Senin sore. Kamboja adalah negara pertama yang dikunjungi dari tur lima negaranya, yang akan membawa Wang ke Malaysia, Laos, Thailand, serta kunjungan transit di Singapura. (*)


Penulis : Maureen
Editor : Nurul Diah

Terkait

Zhao Lijian: China Tak Pernah Cari Musuh, Fokus Makmurkan Rakyat

 

logo clock 22-10-2020, 15:02
logo clock Baca ini dalam 2 Menit
logo share

Kenang Semangat Perang Putera Mao Zedong 1950, Inspirasi bagi Pelajar Sekarang

 

logo clock 22-10-2020, 14:37
logo clock Baca ini dalam 3 Menit
logo share

Xi Jinping Serukan Hormati Pahlawan, Itu Energi Besar Peremajaan Bangsa

 

logo clock 22-10-2020, 14:22
logo clock Baca ini dalam 2 Menit
logo share

Perangi COVID-19, Kedubes China Sumbang Alat Bantu Napas ke Filipina

 

logo clock 22-10-2020, 14:09
logo clock Baca ini dalam 2 Menit
logo share

Terjadi Diskrimasi Terhadap Pelajar China, China Desak AS untuk Hentikan

 

logo clock 22-10-2020, 10:29
logo clock Baca ini dalam 2 Menit
logo share

Viral