Lama Baca 3 Menit

Arkeolog China dan Uzbekistan Temukan Tembok Kota Kuno Jalur Sutra di Uzbekistan

12 January 2026, 10:49 WIB

Arkeolog China dan Uzbekistan Temukan Tembok Kota Kuno Jalur Sutra di Uzbekistan-Image-1
Anggota tim arkeologi gabungan Sino-Uzbekistan Luoyang-Fergana berpose untuk foto grup di Situs Kuva di Lembah Fergana, Uzbekistan timur. 

Beijing, Bolong.id - Kerja sama arkeologi antara Tiongkok dan Uzbekistan kembali membuahkan temuan penting. Tim arkeolog dari kedua negara berhasil menemukan sisa-sisa tembok kota kuno di situs Kuva, Uzbekistan, yang dibangun dan dimodifikasi secara bertahap sejak abad ke-3 sebelum Masehi hingga abad ke-10 Masehi. Penemuan ini memberikan gambaran baru tentang sejarah salah satu kota penting di Jalur Sutra kuno.

Dilansir dari 新华网客户端, situs Kuva terletak di Lembah Fergana, wilayah timur Uzbekistan, dan saat ini mencakup area sekitar 110.000 meter persegi. Pada masa lalu, Kuva merupakan pusat perdagangan dan aktivitas budaya yang sangat strategis di Jalur Sutra. 

Hubungan historisnya dengan Tiongkok telah terjalin lebih dari dua ribu tahun lalu. Kota ini diyakini sebagai bagian dari negara kuno Dayuan, yang pernah dicatat oleh utusan Dinasti Han, Zhang Qian, pada periode 202 SM–220 M.

Penelitian lapangan di situs Kuva dilakukan sejak 2023 oleh tim gabungan dari Institut Arkeologi Luoyang di Provinsi Henan, Tiongkok tengah, dan Universitas Negeri Fergana, Uzbekistan. 

Menurut Liu Bin, ketua tim arkeolog Tiongkok, para peneliti telah mengidentifikasi berbagai peninggalan penting, mulai dari istana, gerbang kota, tembok pertahanan, fondasi rumah, jalan, hingga bengkel-bengkel kuno.

Selain itu, tim juga melakukan survei dan eksplorasi sistematis di bagian timur kompleks istana. Penelitian tersebut mengungkap adanya parit fondasi tembok dan parit pelindung yang mengelilingi area istana, memberikan informasi kunci untuk merekonstruksi tata ruang kota secara keseluruhan.

“Pada tahun ini, kami berencana melakukan penggalian sistematis di kawasan istana untuk memperjelas susunan lengkap dan zona fungsional kota kuno tersebut,” ujar Liu.

Temuan ini tidak hanya memperkaya pemahaman tentang sejarah Kuva, tetapi juga menegaskan peran penting Jalur Sutra sebagai jembatan peradaban yang menghubungkan Tiongkok, Asia Tengah, dan dunia selama ribuan tahun. (*)

Informasi Seputar Tiongkok