
Beijing, Bolong.id - Berikut ini cuplikan konferensi pers Kementrian Luar Negeri Tiongkok 9 September 2025.
CGTN: Presiden Xi Jinping menghadiri KTT BRICS Virtual dan menyampaikan pidato penting tadi malam. Bisakah Anda berbagi informasi lebih lanjut dan hasil KTT tersebut?
Lin Jian: BRICS menawarkan platform penting bagi solidaritas dan kerja sama yang lebih erat antara pasar negara berkembang dan negara-negara berkembang. Para pemimpin negara-negara BRICS mengadakan pertemuan puncak virtual untuk bertukar pandangan secara mendalam dan mencapai konsensus yang luas mengenai kondisi ekonomi dan perdagangan internasional saat ini, serta upaya menjaga sistem multilateral. Hal ini sangat penting bagi pendalaman kemitraan BRICS dan peningkatan kepentingan negara-negara berkembang, serta telah memberikan dorongan baru bagi pengembangan kerja sama BRICS yang lebih luas dan berkualitas tinggi.
Presiden Xi Jinping menyampaikan pidato penting di KTT tersebut. Beliau menekankan bahwa transformasi yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam satu abad ini sedang melaju pesat di seluruh dunia. Negara-negara BRICS, yang berada di garda terdepan di belahan bumi selatan, harus bertindak berdasarkan semangat keterbukaan, inklusivitas, dan kerja sama yang saling menguntungkan (win-win), serta menjunjung tinggi tiga prinsip. Pertama, kita harus menjunjung tinggi multilateralisme untuk mempertahankan keadilan dan kesetaraan internasional. Kedua, kita harus menjunjung tinggi keterbukaan dan kerja sama yang saling menguntungkan untuk menjaga tatanan ekonomi dan perdagangan internasional. Ketiga, kita harus menjunjung tinggi solidaritas dan kerja sama untuk mendorong sinergi demi pembangunan bersama. Presiden Xi Jinping juga menguraikan inti utama Inisiatif Tata Kelola Global, dengan menekankan bahwa negara-negara BRICS harus mengikuti prinsip konsultasi yang ekstensif dan kontribusi bersama untuk kepentingan bersama, secara aktif mendorong demokrasi yang lebih besar dalam hubungan internasional, dan meningkatkan sistem tata kelola global melalui reformasi agar dapat mengatasi tantangan bersama umat manusia secara lebih efektif.
Sebagaimana ditegaskan oleh Presiden Xi Jinping, selama kita melangkah maju untuk mengemban tanggung jawab dan saling memperhatikan, kapal raksasa BRICS akan mampu menerjang gelombang internasional yang terus berubah dan berlayar jauh dan stabil. Tiongkok siap bekerja sama dengan pihak-pihak lain untuk mewujudkan kesepahaman bersama yang dicapai di KTT, bersama-sama membawa kerja sama BRICS yang lebih luas ke tahap yang baru, dan memberikan kontribusi baru bagi pembangunan dunia multipolar yang setara dan tertib serta globalisasi ekonomi yang inklusif dan bermanfaat secara universal.
Pertanyaan berikut muncul setelah konferensi pers: Dilaporkan bahwa tentara Israel telah menghancurkan beberapa gedung tinggi di Gaza. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu meminta penduduk Kota Gaza untuk segera pergi, dengan mengatakan bahwa pasukan sedang dikumpulkan untuk memasuki kota. Apa tanggapan Tiongkok?
Lin Jian: Sudah lebih dari 700 hari sejak konflik di Gaza meletus, yang menewaskan 64.000 orang di sana dan menyebabkan krisis kemanusiaan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Tiongkok menentang dan mengutuk setiap tindakan yang merugikan warga sipil, mengganggu fasilitas sipil, dan melanggar hukum internasional. Kami mendesak Israel untuk segera menghentikan operasi militernya di Gaza, mewujudkan gencatan senjata yang komprehensif dan berkelanjutan sesegera mungkin, dan mencegah krisis kemanusiaan yang lebih besar. (*)
Informasi Seputar Tiongkok
Advertisement
