Baca dalam 3 menit

Kepala Eksekutif HKSAR Akan Disuntik Vaksin Sinovac

Waktu Publish : 19 Feb 2021, 13:56 WIB
Sumber : Xinhua
SHARE ARTIKEL

Carrie Lam - Gambar diambil dari Internet, jika ada keluhan hak cipta silakan hubungi kami.

Hong Kong, Bolong.id – Pada Kamis (18/02/21), Kepala Eksekutif Wilayah Administrasi Khusus Hong Kong (HKSAR) Carrie Lam mengatakan bahwa dia akan menerima vaksin COVID-19 yang diproduksi oleh Sinovac Biotech, vaksin pertama yang tersedia di Hong Kong dengan 1 juta dosis yang akan dikirim Jumat.

Dilansir dari Xinhuanet, Lam mengumumkan keputusan itu di akun media sosialnya seperti yang dia janjikan pada kesempatan sebelumnya untuk mendapatkan vaksin resmi pertama yang tiba di Hong Kong.

Pemerintah HKSAR pada Kamis pagi menyetujui penggunaan darurat vaksin Sinovac dengan rekomendasi panel ahli. Hong Kong telah memperoleh 7,5 juta dosis Sinovac yang dikembangkan dan diproduksi di daratan.

Hong Kong akan memulai fase pertama vaksinasi gratis bagi penduduknya pada 26 Februari dan pekerja medis serta lansia termasuk prioritas di antara kelompok.

"Pekerjaan anti-epidemi Hong Kong akan menjadi tonggak sejarah baru," kata Lam.

Inokulasi akan dilakukan pada saat Hong Kong telah berhasil menjaga infeksi baru hariannya dalam satu digit selama berhari-hari. Dengan mereda epidemi, pemerintah telah melonggarkan beberapa langkah pengendalian, memungkinkan tempat hiburan dibuka kembali dan melonggarkan pembatasan atas restoran, untuk memungkinkan orang melanjutkan kehidupan normal secara bertahap.

Lam mengimbau masyarakat untuk tetap waspada saat sedang berada di restoran, salon kecantikan, dan bioskop, dan khususnya mendorong mereka untuk menggunakan LeaveHomeSafe, aplikasi anti-epidemi yang membantu pengguna mencatat riwayat kunjungan mereka. (*)



Megawati Putri/Penerjemah


Terkait

news

Luhut : Indonesia akan Dibantu oleh Tiongkok Menangani Virus...

  • Bryant
  • 18 Mar 2020

health

Tiongkok Beri Bantuan Medis, Miris, Saat Warga Jakarta Remeh...

  • Isfatu Fadhilatul
  • 19 Mar 2020

health

Penderita Ringan COVID 19 Tidak Akan Kenapa-napa

  • Edwin Adriaansz
  • 21 Mar 2020

news

80% Pasien COVID-19 Belum Didiagnosis Sebelum Wuhan Lockdown...

  • Edwin Adriaansz
  • 21 Mar 2020

news

Tidak Ada Pasien Baru COVID-19 di Guangxi, Namun Ada 34 Kasu...

  • Edwin Adriaansz
  • 21 Mar 2020

news

Beberapa Tipe Orang Yang Harus Dikarantina

  • Edwin Adriaansz
  • 22 Mar 2020
Banner Kanan
Logo follow bolong