Lama Baca 2 Menit

Budi Hartono Kirim Surat ke Jokowi Kritik PSBB di DKI

14 September 2020, 14:20 WIB

Budi Hartono Kirim Surat ke Jokowi Kritik PSBB di DKI-Image-1

Budi Hartono, Pemilik Djarum Group - gambar diambil dari internet, segala keluhan mengenai hak cipta, dapat menghubungi kami

Jakarta, Bolong.id - Budi Hartono, pemilik Djarum Group angkat bicara mengenai pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Jakarta mulai Senin (14/9/2020. Budi berkirim surat ke Presiden Joko Widodo, Budi mengutarakan ketidaksetujuannya, dan menganggap bahwa pemberlakuan PSBB bukan langkah tepat. 

Budi dalam suratnya, menyatakan, PSBB yang lalu terbukti tidak efektif menurunkan tingkat pertumbuhan infeksi COVID-19 di Jakarta. Dia melampirkan grafik pertumbuhan infeksi saat PSBB yang lalu. 

"Di Jakarta meskipun pemerintah DKI Jakarta telah melakukan PSBB, tingkat pertumbuhan infeksi tetap masih naik," tulis Budi Hartono dalam suratnya yang diunggah dalam Instagram Mantan Duta Besar Polandia, Peter F Gontha, Minggu (13/9/2020). 

Selain itu, kapasitas rumah sakit DKI Jakarta tetap akan maksimum dengan atau tidak diberlakukannya PSBB lagi. Budi menyebutkan bahwa pemerintah seharusnya terus menyiapkan tempat isolasi mandiri guna menangani lonjakan kasus. Budi juga melampirkan gambar tempat isolasi di Port Singapura, di mana pemerintahan setempat membangun kontainer isolasi ber-AC guna mengantisipasi lonjakan dari kasus COVID-19. 

"Fasilitas seperti ini dapat diadakan dan dibangun dalam jangka waktu singkat (kurang dari 2 minggu) karena memanfaatkan kontainer yang tinggal dipasang AC dan tangga," papar Budi. Pada hari Rabu (8/9/2020) lalu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memutuskan bahwa PSBB di DKI Jakarta akan diperketat dan kembali ke awal pandemi. Situasi pandemi di ibu kota saat ini dinilai sudah darurat sebab rumah-rumah sakit rujukan penanganan COVID-19 di Jakarta semakin penuh dan laju kematian akibat COVID-19 semakin cepat.