Baca dalam 3 menit

Luka Diabetik pada Kaki, Bolehkan Diobati Herbal?

Waktu Publish : 19 Jul 2021, 11:50 WIB
SHARE ARTIKEL

Ilustrasi tanaman herbal - Image from Internet. Segala keluhan mengenai hak cipta dapat menghubungi kami

Jakarta, Bolong.id - Pengidap diabetes, jika mengalami luka di kaki, tidak bisa diobati sembarangan. Jika salah menangani, bisa diamputasi.

Dilansir dari 中国网医疗频, pasien diabetes di Departemen Podiatri Rumah Sakit Kelima Shangqiu, Tiongkok, sebagian kecil melakukan tindakan pengobatan yang tidak tepat, dan memperburuk perkembangan kondisi.

Luka tersebut bukan hanya tidak membaik, justru menjadi lebih buruk. Oleh karena itu, untuk mengobati luka khusus ini, jangan sembarangan menggunakan obat-obatan.

Meskipun obat herbal memiliki manfaat tertentu, namun sangat berisiko bagi luka kaki diabetik ini, terutama yang infeksinya serius dan rumit.

Standarisasi pengobatan luka ulkus kaki diabetik adalah: debridement luka, pengendalian infeksi (mengendalikan kondisi penyakit), meningkatkan mikrosirkulasi pembuluh darah tungkai bawah pasien, memberi nutrisi pada saraf perifer tungkai bawah, pembusukan luka dan pertumbuhan otot, dll.

Perawatan ini dapat dilakukan dengan pergi ke spesialis kaki diabetik untuk mendapatkan perawatan yang standar, mendapatkan pengobatan dengan pengobatan tradisional Tiongkok dan Barat yang terintegrasi, sehingga luka tersebut dapat disembuhkan.

Perawatan yang tepat akan menghindari konsekuensi amputasi pada penderita. (*)

Terkait

health

Sejarah dan Perkembangan Obat Herbal Tiongkok untuk Cegah da...

  • Lupita
  • 12 Jul 2021

health

Ampuh, Khasiat Ginseng Bisa Sembuhkan Kekurangan Tubuh Ini

  • Lupita
  • 04 Apr 2021

Health

Lianhua Qingwen Terima Persetujuan Internasional Pertama unt...

  • Aisyah Hidayatullah
  • 31 Dec 2020

Health

Yuk Mengenal Pengobatan Tibet yang Juga Terkenal di China

  • Aisyah Hidayatullah
  • 24 Dec 2020

Health

Mengenal Goji Berry dan Manfaatnya

  • Aisyah Hidayatullah
  • 20 Dec 2020

Health

Mengenal Liang Cha, Teh Herbal Khas China

  • Aisyah Hidayatullah
  • 13 Dec 2020
Load more
Banner Kanan
Logo follow bolong