Lama Baca 2 Menit

Gaya Sun Tzu 27: Mundur Belum Tentu Kalah

16 January 2023, 13:16 WIB

Gaya Sun Tzu 27: Mundur Belum Tentu Kalah-Image-1
Sun Tzu - Internet

Beijing, Bolong.id - The Art of War selalu menginspirasi warga dunia dalam menyusun strategi militer dan bisnis. Meski itu dicetuskan Panglima Perang Tiongkok, Sun Tzu saat ia hidup pada ribuan tahun silam (544 SM sampai 496 SM).

Dikutip dari nusantaranews. Sun Tzu piawai menganalogikan watak manusia dengan alam, watak tentara dengan air yang mengalir, sehingga ajarannya mudah dimengerti. 

Di Indonesia, kalimat syair, pantun dan mantra acapkali menjadi pola berpikir bangsa Indonesia.

Demikian juga kata-kata mutiara dan amanat tokoh terkenal telah menjadi bagian dari trik untuk memecah kebuntuan dalam berkomunikasi verbal.

 Sun Tzu berkata: “Lari untuk bertempur di lain waktu”.

Tentara Nasional Indonesia menerapkan salah satu taktik pertempuran dengan melakukan pengunduran dan konsolidasi. Pengunduran pasukan dilakukan manakala sesuai penilaian dan pertimbangan bahwa seluruh rencana aksi akan mengalami kegagalan.

Doktrin TNI menegaskan bahwa TNI tidak akan pernah menyerah dalam situasi apa pun baik dalam pertempuran maupun tugas-tugas yang dilimpahkan oleh negara. TNI pun memegang prinsip bahwa menyerah adalah kekalahan total, kompromi adalah setengah kalah, mundur bukanlah sebuah kekalahan. (*)

Informasi Seputar Tiongkok