Baca dalam 3 menit

China Menentang Keras Keputusan India Blokir Aplikasi Asal Negaranya

Waktu Publish : 27 Nov 2020, 15:00 WIB
SHARE ARTIKEL

Bendera India dan China - Image from economictimes.com

Beijing, Bolong.id - Tiongkok menyatakan keprihatinan serius dan menentang tegas klaim India baru-baru ini untuk melarang aplikasi Tiongkok di India dengan alasan keamanan nasional, seorang juru bicara Kementerian Luar Negeri mengatakan di sini pada hari Rabu (25/11) pada jumpa pers.

Dilansir dari Xinhuanet, Zhao Lijian mengatakan Kedutaan Besar Tiongkok di India telah mengeluarkan pernyataan sebagai tanggapan.

"Selama empat kali sejak Juni, India memberlakukan pembatasan aplikasi ponsel asal Tiongkok dengan dalih keamanan nasional. Tindakan yang melanggar prinsip pasar dan aturan WTO ini sangat merugikan hak dan kepentingan sah perusahaan dari Tiongkok. Tiongkok dengan tegas menolaknya," Kata Zhao.

Dia mengatakan, pemerintah Tiongkok selalu meminta perusahaan-perusahaannya untuk mematuhi aturan internasional dan hukum serta regulasi lokal saat berbisnis di luar negeri. Pemerintah India memiliki tanggung jawab untuk mengikuti prinsip pasar dan melindungi hak dan kepentingan yang sah dari investor internasional, termasuk perusahaan Tiongkok.

"Kerja sama ekonomi dan perdagangan Tiongkok-India, pada dasarnya itu saling menguntungkan. India harus segera memperbaiki sikap diskriminatifnya dan menghindari kerusakan lebih lanjut pada kerja sama bilateral," kata Zhao. (*)

Terkait

news

Tiongkok Bantah Virus Baru dari Kebocoran Laboratoriumnya

  • Visco Joostensz
  • 18 Jun 2021

news

Rusia Pertimbangkan untuk Luncurkan Pesawat Ruang Angkasa de...

  • Nurul Diah
  • 18 Jun 2021

culture

SEJARAH : Tahun 1997 Kota Chongqing Resmi Sebagai Kotamadya

  • Visco Joostensz
  • 18 Jun 2021

news

China dan Rusia Rilis Roadmap Proyek Stasiun Penelitian Bula...

  • Esy Gracia
  • 18 Jun 2021

lifestyle

Basket Putra China Kalahkan Jepang di Piala Asia

  • Esy Gracia
  • 17 Jun 2021

news

52 Perusahaan Bersama-sama Bentuk Komunitas Aksi Pembangunan...

  • Nurul Diah
  • 17 Jun 2021
Banner Kanan
Logo follow bolong