Baca dalam 3 menit

Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022 Dilengkapi dengan Teknologi Canggih

Waktu Publish : 27 Jan 2021, 15:24 WIB
SHARE ARTIKEL

Fasilitas training indoor di Jilin - Image from Internet. Segala keluhan mengenai hak cipta dapat menghubungi kami

Beijing, Bolong.id - Perangkat dan fasilitas berteknologi tinggi dengan berbagai tujuan sedang dikembangkan di seluruh Tiongkok menjelang Olimpiade dan Paralimpiade Musim Dingin Beijing 2022, dan laboratorium dan program teknologi olahraga didirikan di universitas dan stadion utama. 

Di Olimpiade Musim Dingin 2022, para atlet dari seluruh dunia tidak hanya akan bersaing dengan keterampilan dan kemahiran meeka, tetapi juga akan bersaing dengan teknologi yang menopang pelatihan dan persaingan mereka. Dilansir dari People.cn pada Senin (25/1).

Perangkat Pelatihan Yang Dapat Digunakan

Seorang atlet memakai alat uji fungsi kardiopulmoner portabel dan mengendarai sepeda ke tingkat tertentu, sementara pengambilan oksigen maksimumnya, laktat darah, kekuatan berkendara, dan indikator tubuh lainnya ditampilkan di layar. Di laboratorium Olimpiade Musim Dingin di Northeast Normal University yang berbasis di Kota Changchun, ibu kota Provinsi Jilin di timur laut Tiongkok, direktur Liu Junyi memperkenalkan fitur perangkat tersebut.

"Ini adalah simulator pelatihan tambahan untuk ski alpine dan snowboarding, dan itu adalah sistem pelatihan rehabilitasi neuromuskuler yang khusus dikembangkan untuk atlet es dan salju" katanya, menambahkan bahwa labnya seperti  "klinik" dan "pom bensin" untuk atlet.

Didirikan pada tahun 2015, laboratorium Olimpiade Musim Dingin di Northeast Normal University memiliki enam lokasi eksperimen, 24 jenis laboratorium, dan lebih dari 500 instrumen dan peralatan eksperimen. Laboratorium tersebut telah memberikan penilaian kebugaran fisik, penilaian keterampilan, analisis teknis, rehabilitasi, dan layanan lainnya untuk lebih dari 1.000 atlet di seluruh Tiongkok.

Di sebuah laboratorium di Institut Teknologi Beijing, mahasiswa pascasarjana Cao Hongqing dari School of Automation melangkah ke sliding table baja sepanjang 12 meter setelah memasang peralatan sensorik. Dengan sepasang kereta luncur simulasi, dia mulai bermain ski di depan layar simulasi elektronik yang besar. 

“Saya melakukan latihan slewing di atas sliding table. Berlatih di atasnya memang melelahkan, tapi pengalaman bermain ski itu nyata,” kata Cao. 

Kecepatan pada tabel simulasi dapat mencapai 100 kilometer per jam. 17 sensor pada persendian atlet dapat secara akurat merefleksikan data postur dan gerakan mereka serta membantu evaluasi pelatih.

"Olimpiade Musim Dingin Beijing semakin dekat, dan kami berharap hasil penelitian kami dapat meningkatkan tingkat pelatihan atlet," kata Liu Xiangdong, kepala kelompok penelitian simulasi ski dan profesor di School of Automation di BIT.

Fasilitas Hi-Tech Di Arena Olahraga

Pembuatan es di National Speed ​​Skating Oval, juga dikenal sebagai "Ice Ribbon," selesai pada hari Jumat  (22/1) setelah lebih dari 60 hari membuat tempat ikonik Olimpiade Musim Dingin Beijing yang siap untuk diuji coba.

Perbedaan level lapisan lempengan es beton sekitar 4mm dan perbedaan suhu di permukaan es tidak melebihi 0,5 derajat Celcius. Hal ini memungkinkan atlet untuk dapat tampil dengan kemampuan terbaik mereka.

"Ice Ribbon" adalah tempat Olimpiade Musim Dingin pertama di dunia yang menggunakan teknologi pembuatan es pendinginan langsung transkritis karbon dioksida, yang saat ini merupakan teknologi pembuatan es paling ramah lingkungan, dengan emisi karbon mendekati nol dan efisiensi tinggi.

Selama berhari-hari, Liu Ming, seorang profesor dari School of Optics and Photonics di Institut Teknologi Beijing, memimpin timnya untuk menguji peralatan dan menganalisis gerak atlet di gym skating di Beijing. Menatap monitor 4K yang menampilkan gambar penguji yang sedang meluncur di arena, Liu mengoperasikan komputer untuk menangkap dan menganalisis gerakan mereka pada sejumlah perangkat image-capturing pan-zoom dan kamera ultra-high-definition yang dipasang di tribun gym. 

"Fungsi sistem kami adalah untuk merekam proses gerakan atlet melalui pelacakan zoom terus menerus dan pengumpulan panorama. Kemudian, dilakukan analisis gerakan dan lintasan mereka untuk mengoptimalkan gerakan teknis dan membantu atlet dan pelatih mencapai pelatihan ilmiah," kata Liu Ming. 

Sistem ini mencakup dua kamera panorama dengan resolusi hingga 25 juta piksel dalam satu bingkai, dan kecepatan bingkai akuisisi 160 bingkai per detik (fps), yang cocok untuk analisis lintasan gerakan multi-person.

Inovasi Transportasi Antarkota

Dengan sinyal 5G, pengisian daya nirkabel, dan pencahayaan cerdas, kereta api berkecepatan tinggi Beijing-Zhangjiakou adalah sebuah pencapaian terbaru Tiongkok dalam pengembangan kereta api dari pembuatan peralatan dan material baru hingga teknologi kecerdasan buatan baru. Layanan kereta, dengan kecepatan desain maksimum 350 km/jam, mengurangi waktu tempuh antara Beijing dan Zhangjiakou dari lebih dari tiga jam menjadi 47 menit.

Pada akhir Desember 2020, Shen Xue, mantan juara dunia seluncur indah, diundang untuk mencoba sepasang sarung tangan ski RMB digital. Setelah membeli tiket dengan mata uang digital, dia memindai sarung tangan ski di pintu putar dan melewati gerbang kereta bawah tanah untuk memasuki stasiun. 

Perilisan dari digital RMB wearable devices ini menandai kemajuan bertahap yang dibuat oleh Beijing dalam mempromosikan program percontohan RMB digital di sekitar kancah Olimpiade Musim Dingin. Digital RMB wearable device wallet sepenuhnya memperhitungkan kebutuhan perjalanan para atlet dan akan diterapkan sepenuhnya selama Olimpiade Musim Dingin mendatang. Hal ini diyakini akan memberikan kenyamanan perjalanan dan pembayaran lebih bagi para atlet, pelatih dan penonton. (*)

[Matsnaa Chumairo/Penerjemah]

[Lupita/Penulis]

Terkait

news

Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022 Dilengkapi dengan Teknol...

  • Matsnaa
  • 27 Jan 2021
Banner Kanan
Logo follow bolong