Lama Baca 3 Menit

Korban Bertambah Jadi 9 Orang Akibat Ledakan di Pabrik Baja China

21 January 2026, 10:46 WIB

Korban Bertambah Jadi 9 Orang Akibat Ledakan di Pabrik Baja China-Image-1
Asap mengepul dari lokasi ledakan di sebuah pabrik baja di Baotou, wilayah otonom Mongolia Dalam di Tiongkok utara pada hari Minggu. Foto: Xinhua via AP

Bolong.id - Jumlah korban tewas akibat ledakan hebat di sebuah pabrik baja di bagian utara China telah meningkat menjadi sembilan orang, menurut laporan media lokal dan internasional. Satu orang lain masih dinyatakan hilang dalam insiden yang mengguncang fasilitas industri tersebut pada Minggu sore.

Dilansir SCMP, Selasa (20/01/26), Ledakan terjadi sekitar pukul 15.00 waktu setempat di pabrik milik Inner Mongolia Baotou Steel Group di Kota Baotou, wilayah otonom Mongolia Dalam. Otoritas setempat menyatakan lebih dari 84 pekerja terluka, termasuk beberapa dalam kondisi serius, dan puluhan lainnya telah dirawat di rumah sakit.

Pihak berwenang segera mengerahkan tim penyelamat serta pejabat dari Kementerian Manajemen Darurat China untuk memimpin operasi pencarian dan penanganan di lokasi ledakan. Selain itu, Komite Keselamatan Kerja Dewan Negara China mengambil alih pengawasan langsung atas investigasi kecelakaan tersebut dan menuntut pemerintah regional Mongolia Dalam untuk segera menyampaikan hasil temuan.

Kepala Partai Komunis wilayah Mongolia Dalam, Wang Weizhong, juga mengunjungi lokasi kejadian pada malam hari setelah ledakan, dan laporan menyebut bahwa Cai Qi, pejabat tingkat tinggi yang biasanya tidak menangani kasus keselamatan industri, telah memberikan instruksi khusus terkait penanganan insiden.

Penyebab pasti ledakan masih dalam penyelidikan, namun laporan awal dari media pemerintah menyebut bahwa blast berasal dari tangki air bertekanan tinggi yang digunakan dalam proses produksi baja logam tanah jarang. Dampak dari kejadian ini tidak hanya menelan korban jiwa dan luka, tetapi juga menyebabkan kerusakan signifikan terhadap infrastruktur fasilitas pabrik tersebut.

Kecelakaan industri seperti ini menjadi sorotan publik karena sering kali mengangkat kembali isu tentang standar keselamatan kerja dan pengawasan di sektor manufaktur China.(*) 

Informasi Seputar Tiongkok