
Beijing, Bolong.id - Sungai Kuning, sungai terpanjang kedua di Tiongkok, mengalami banjir pertamanya tahun ini menyusul hujan deras, Komisi Konservasi Sungai Kuning dari Kementerian Sumber Daya Air mengumumkan pada hari Senin.
Dilansir dari 中国新闻网 Senin (13/10/25), akibat hujan deras di bagian hilir dan tengah Sungai Kuning sejak Jumat hingga Minggu, debit air di stasiun hidrologi di aliran utama sungai melonjak hingga 5.010 meter kubik per detik pada Minggu malam, melampaui ambang batas memenuhi kriteria banjir.
Kementerian Sumber Daya Air mengaktifkan tanggap darurat pengendalian banjir Level-IV pada hari Minggu untuk Provinsi Shanxi di Cina utara, Provinsi Henan di Cina tengah, dan Provinsi Shaanxi di Cina barat laut, untuk mengatasi banjir musim gugur ini di bagian tengah dan hilir Sungai Kuning karena curah hujan telah menyebabkan anak sungai di bagian tengah sungai melampaui tingkat peringatan.
Sungai Kuning masih berada di musim banjir, dengan ketinggian air diperkirakan akan terus meningkat. Debit banjir puncak diperkirakan mencapai sekitar 6.000 meter kubik per detik sekitar hari Rabu. Komisi tersebut menyatakan akan meningkatkan sistem pemantauan, prakiraan, dan peringatan dini. Selain itu, komisi akan mendesak pemerintah daerah untuk menerapkan langkah-langkah pertahanan banjir yang komprehensif guna memastikan keselamatan jiwa dan harta benda masyarakat.
Tiongkok telah melakukan penomoran banjir sejak tahun 1998. Praktik ini dapat mengingatkan masyarakat tentang sungai mana yang sedang banjir dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pencegahan risiko banjir. Praktik ini juga memberi peringatan kepada dinas pengendalian banjir tentang potensi risiko kegagalan tanggul dan perlunya memperkuat upaya pencegahan banjir. (*)
Informasi Seputar Tiongkok
Advertisement
