Kota di China Sudah Tes COVID-19 ke 3 Juta Orang

logo clock 4 Menit logo clock 14-10-2020, 13:59

Seorang staf medis mengambil sampel dari seorang anak - Image from AP

Qingdao, Bolong.id - Pihak berwenang di kota pelabuhan Qingdao di Tiongkok Timur mengatakan pada Selasa (13/10/20) bahwa mereka telah menyelesaikan tes COVID-19 pada lebih dari 3 juta orang setelah wabah lokal pertama yang dilaporkan di negara itu dalam hampir dua bulan.

Departemen kesehatan kota mengatakan tidak ada kasus baru yang ditemukan di antara lebih dari 1,1 juta hasil tes sejauh ini. Kota Qingdao mengatakan memiliki total 12 kasus, enam dengan gejala dan enam tanpa gejala, sejak wabah baru pertama kali terlihat pada akhir pekan di rumah sakit.

Namun, Komisi Kesehatan Nasional mengatakan bahwa setidaknya enam kasus baru virus ditemukan di Qingdao dalam 24 jam terakhir.

Alasan ketidaksesuaian tersebut tidak segera jelas. Metode Tiongkok untuk mencatat dan melaporkan nomor virus telah dipertanyakan sejak pandemi pertama kali dimulai akhir tahun lalu di kota Wuhan.

Pihak berwenang di Qingdao mengatakan mereka berencana untuk menguji 9 juta orang di kota itu pada akhir minggu, serupa dengan kampanye pengujian massal sebelumnya di kota-kota lain di mana wabah telah terdeteksi.

Pengujian dimulai dengan "kontak dekat, kontak dekat dari kontak dekat itu, dan kontak yang lebih biasa," secara bertahap meluas ke semua distrik kota, ujar departemen kesehatan.

Qingdao adalah pelabuhan komersial utama dan pusat industri yang terkenal dengan elektronik dan tempat pembuatan bir paling terkenal di negara itu, serta rumah armada utara Angkatan Laut Tiongkok.

Nomor Komisi Kesehatan Nasional yang dirilis Selasa (13/10/20) melaporkan total 30 kasus virus baru dalam 24 jam sebelumnya secara nasional, membagi angka-angka itu menjadi 13 kasus di mana orang memiliki gejala dan 17 kasus di mana mereka tidak memiliki gejala. Jumlah kasus penularan lokal baik dengan gejala maupun tanpa gejala sebanyak 11 kasus, sedangkan sisanya tercatat sebagai kasus impor.

Tiongkok telah melaporkan total 4.634 kematian akibat COVID-19 di antara 85.591 kasus dan belum memberikan total kasus asimtomatik, yang diyakini berjumlah ribuan.

Wabah lokal Tiongkok terakhir yang dilaporkan terjadi di Kota di barat laut Urumqi di wilayah Xinjiang barat, dengan semua kasus pada waktu itu ditemukan di antara mereka yang datang dari luar Tiongkok.

Tiongkok telah melonggarkan persyaratan penggunaan masker dan jarak sosial setelah jumlah kasus menurun, tetapi telah mempertahankan pengujian yang kuat karena berusaha mengembalikan ekonomi ke fungsi penuh, sebagaimana dilansir dari AP. (*)

Penulis : Isna Fauziah
Editor : Nurul Diah

Terkait

Lembaga Brazil Impor Vaksin COVID-19 China yang Semula Ditolak Presiden Bolsonaro

 

logo clock 25-10-2020, 07:01
logo clock Baca ini dalam 2 Menit
logo share

China Punya 220.000 Institusi Layanan Rawat Lansia

 

logo clock 24-10-2020, 12:36
logo clock Baca ini dalam 2 Menit
logo share

Pacar Cuek? Ini Tipsnya

 

logo clock 23-10-2020, 13:30
logo clock Baca ini dalam 3 Menit
logo share

Ngeri... Inggris Akan Uji Vaksin, Lalu Relawan Sengaja Ditulari COVId-19

 

logo clock 23-10-2020, 13:14
logo clock Baca ini dalam 4 Menit
logo share

Setelah Corona, Norovirus Muncul. Bahaya, Tidak? Cek Faktanya...

 

logo clock 23-10-2020, 12:54
logo clock Baca ini dalam 2 Menit
logo share

Viral