Baca dalam 3 menit

Ditemukan Jejak COVID-19, Warga Tiongkok Waspada terhadap Makanan Beku Impor

SHARE ARTIKEL

Warga Tiongkok Waspada terhadap Makanan Beku Impor - gambar diambil dari internet, segala keluhan mengenai hak cipta, dapat menghubungi kami

Shanghai, Bolong.id - Pembeli Tiongkok pada hari Jumat (14/8/2020) menyatakan kekecewaan atas berita bahwa jejak virus COVID-19 telah ditemukan pada makanan beku impor, beberapa bahkan mengatakan mereka akan menghindari produk tersebut.

Dua kota di Tiongkok pada Kamis (13/8/2020) menemukan virus Sars-CoV-2 di kemasan sayap ayam beku yang diimpor dari Brasil dan udang dari Ekuador. Hal ini meningkatkan kekhawatiran publik meskipun Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) meremehkan risiko virus memasuki rantai makanan.

Akibatnya, warga Tiongkok kini banyak yang cenderung memilih untuk menghindari produk makanan beku impor. Seorang warga Shanghai bermarga Wang mengatakan akan mencari lebih banyak makanan lokal sekarang. "Saya tidak akan memilih produk impor, karena saat ini situasi pandemi di luar negeri lebih serius daripada di Tiongkok," katanya, dilansir dari laman Reuters.

Virus COVID-19 pertama kali diidentifikasi di Tiongkok pada akhir tahun 2019 lalu, tetapi negara tersebut tampaknya telah mengendalikan wabah yang telah mempengaruhi seluruh dunia tersebut dengan fokus pencegahan pandemi kini bergeser untuk mencegah wabah lokal dan kasus-kasus yang diimpor dari luar negeri.

Ketakutan akan risiko COVID-19 dari makanan beku impor pertama kali muncul ketika virus ditemukan di talenan di pasar grosir Xinfadi Beijing pada bulan Juni 2020 lalu. Penjual telah menggunakan papan itu untuk memotong salmon impor.

Austin Hu, seorang koki di restoran kelas atas Shanghai mengatakan mereka mengalami penundaan dalam menerima makanan laut hidup seperti tiram setelah insiden tersebut ketika pihak berwenang meningkatkan pemeriksaan, menambahkan bahwa kepercayaan konsumen telah terpengaruhi oleh insiden tersebut.

Ketika ditanya tentang impor dari Brasil pada hari Jumat (14/8/2020), Juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Zhao Lijian mengatakan pihak berwenang tengah berkomunikasi dengan negara terkait dan tidak berkomentar apakah impor akan dibatasi.

Namun, pembeli lain mengatakan bahwa mereka menaruh kepercayaan pada otoritas dan penjual makanan. “Kita perlu hati-hati, tapi menurutku makanan tersebut seharusnya aman kalau sudah dipasarkan,” komentar seorang pria bermarga Lei. "Jika mereka menjualnya, seharusnya tidak ada masalah." (*)

Baca Juga:

Disinyalir Jadi Sumber Virus Baru, Aman Gak Sih Makan Salmon Saat Ini?

Kemasan Sayap Ayam Beku Ini Positif COVID-19!

Virus Corona Ditemukan di Tiongkok pada Udang Impor Asal Ekuador


Terkait

berita

Cara Tiongkok Tindak WNA yang Masuk Selama Wabah Corona, Bag...

  • Bolong team
  • 20 Mar 2020

berita

Beda Tiongkok dan Indonesia Instruksikan Penutupan Wisata Se...

  • Bolong team
  • 21 Mar 2020

teknologi

Kemajuan Tiongkok Jadi Kunci Kemenangan Melawan Corona 

  • Bolong team
  • 20 Mar 2020

teknologi

Teknologi Hebat Tiongkok yang Digunakan di Indonesia 

  • Bolong team
  • 21 Mar 2020

berita

Kisah-kisah Warga Indonesia di China Selama Corona

  • Bolong team
  • 21 Mar 2020

berita

Tips Sukses Nanjing, Tiongkok Turunkan Kasus Covid-19 Hingga...

  • Bolong team
  • 21 Mar 2020
Logo follow bolong