Lama Baca 5 Menit

Manfaat Makan Pare Saat Musim Panas

17 December 2021, 12:11 WIB

Manfaat Makan Pare Saat Musim Panas-Image-1

Manfaat Makan Pare Saat Musim Panas Bagi Kesehatan Tubuh - Image from ysbkg.com

Jakarta, Bolong.id - Dilansir dari agri.cn, banyak orang tidak suka sayur Pare, karena pahit. Padahal, bermanfaat bagi tubuh. Antara lain, menurunkan panas suhu tubuh. Demikian penjelasannya:

 1. Menghilangkan rasa panas dan dingin

Pare rasanya pahit dan sifatnya dingin, dipercaya memiliki efek meredakan panas tubuh. Sehingga menjernihkan pikiran dan penglihatan. 

Di musim panas, matahari terik, dan orang-orang rentan terkena serangan panas, pare bisa mendinginkan suhu tubuh. 

 2. Tingkatkan nafsu makan

Pare mengandung momordica charantia dan momordica glikosida, yang dapat merangsang selera makan. 

Di musim panas, Anda banyak berkeringat dan kurang nafsu makan. Pare bisa meningkatkan nafsu makan dan melancarkan pencernaan.

3. Selulit dan penurunan berat badan

Pare dapat mengurangi lemak dan menurunkan berat badan. Hal ini karena pare mengandung "elemen pembersih lemak berenergi tinggi", juga disebut momordica charantia. Bahan ini dapat mencegah penyerapan makromolekul berkalori tinggi seperti lemak dan polisakarida, sehingga disebut juga "pembunuh lemak".

4. Mengatur gula darah

Penelitian medis modern telah menemukan bahwa beberapa komponen dalam pare, terutama peptida, memiliki komposisi struktural yang mirip dengan insulin hewani, memiliki efek penurunan gula darah yang baik, dan dapat mencegah dan memperbaiki komplikasi diabetes. Oleh karena itu, pare juga dikenal sebagai "insulin tanaman" dan merupakan sayuran yang ideal untuk penderita diabetes. 

 5. Perawatan kulit dan kecantikan

Pare mengandung berbagai vitamin, di antaranya kandungan vitamin C setinggi 84 mg/100 g, yaitu 5 kali lipat dari melon musim dingin, 14 kali lipat dari mentimun, dan 21 kali lipat dari labu kuning, peringkat pertama di antara sayuran melon. 

Kita semua tahu bahwa vitamin C adalah penolong yang baik untuk kecantikan dan perawatan kulit, dapat meringankan bintik-bintik, mencegah pigmentasi, dan meningkatkan metabolisme kulit, membuat kulit lebih putih, lembut dan halus. 

Selain itu, Anda banyak berkeringat di musim panas, mengeluarkan banyak minyak, dan jerawat di wajah Anda juga muncul dari waktu ke waktu. Labu pahit memiliki efek membersihkan panas, mengurangi api, detoksifikasi dan kecantikan, dan juga bermanfaat untuk jerawat. 

Ternyata makan pare di musim panas memiliki banyak sekali manfaat, namun perlu diketahui bahwa tidak semua orang bisa menikmati manfaat tersebut. Tipe orang berikut ini yang terbaik untuk tidak makan pare dan lihat apakah Anda ada di sana?

1. Orang dengan kekurangan limpa dan perut

Pare adalah makanan dingin.Orang dengan defisiensi limpa dan perut tidak boleh makan lebih banyak atau pare mentah, jika tidak rentan terhadap sakit perut, diare, mual, dan muntah.

2. Orang dengan hipoglikemia

Pare memiliki efek menurunkan gula darah dan mengatur lipid darah.Jika tekanan darah atau gula darah rendah, sebaiknya jangan makan pare. 

Bahkan orang normal, jangan makan pare terlalu banyak untuk mengejar manfaat bagi tubuh manusia, jika tidak dapat membahayakan limpa dan perut dan menyebabkan disfungsi limpa dan perut. 

 3. Wanita yang sedang menstruasi

Pare adalah produk dingin. Jika dimakan saat menstruasi, dapat memperlambat aliran darah, meningkatkan dingin, dan menyebabkan penyumbatan darah menstruasi, yang dapat menyebabkan atau memperburuk dismenore.

Peringatan Redaksi: Makanan adalah sumber nutrisi bagi tubuh manusia. Setiap makanan mengandung berbagai nutrisi. Tidak ada satu makanan pun yang dapat memenuhi semua kebutuhan nutrisi tubuh manusia. 

Tidak ada makanan yang sempurna atau makanan yang tidak berguna. Berbagai makanan memiliki karakteristik gizi yang berbeda dan harus dicocokkan dengan baik agar menjadi komprehensif. 

Keseimbangan gizi adalah dasar kesehatan. Oleh karena itu, kami menganjurkan: pemahaman ilmiah tentang makanan, diet seimbang dan perawatan kesehatan. (*)