Lama Baca 3 Menit

Inilah Obat Depresi Hasil Riset Medis

01 February 2022, 11:56 WIB

Inilah Obat Depresi Hasil Riset Medis-Image-1

Obat depresi - Image from deherba

Beijing, Bolong.id - Orang tidak pernah bebas dari problem. Problem berlebihan membikin stress. Stress berlebihan menimbulkan depresi. 

Dilansir dari 新华网, Sabtu (29/01/2022). pada 28 Januari 2022, jurnal akademik internasional "Science" diterbitkan oleh Chinese Academy of Sciences, mempublish makalah penelitian ilmiah tentang depresi.

Penelitinya, Wang Sheng di Pusat Keunggulan dalam Ilmu Sel Molekuler dan kelompok penelitian Cheng Jianjun di Institut iHuman Universitas ShanghaiTech mendapatkan pujian dengan nilai tinggi.

Menurut peneliti Wang Sheng, dalam beberapa tahun terakhir penelitian ilmiah telah menemukan bahwa berbagai obat halusinogen berpotensi besar dalam pengobatan depresi. 

Sebagai contoh psilosibin, kelas halusinogen alami yang diekstraksi dari jamur halusinogen. Saat ini digunakan sebagai terapi terobosan untuk gangguan depresi berat dan depresi yang resistan terhadap obat. 

Hasil studi klinis Tahap II menunjukkan bahwa " psilosibin" dapat sangat meningkatkan gejala pasien dengan depresi dalam satu hari, dan efeknya dapat bertahan selama lebih dari tiga bulan.

Namun, efek samping halusi dari halusinogen ini juga sangat membatasi penelitian klinis dan pengaplikasinya secara luas. Saat ini, para ilmuwan telah bekerja untuk menemukan dan mengembangkan antidepresan baru yang tidak halusinogen dan dapat bekerja dengan cepat.

Studi tersebut menemukan alasan mengapa " psilosibin" dapat melawan depresi? Karena dimetabolisme menjadi "psilsibin terdefosforilasi" dalam tubuh manusia dan selanjutnya mengikat reseptor serotonin 2A untuk berperan. 

Kelompok penelitian Wang Sheng menemukan lebih lanjut melalui analisis structural "Psilsibin terdefosforilasi" selain mode pengikatan klasik ke reseptor serotonin 2A ada mode pengikatan lain yang diatur oleh lipid.

Tim peneliti mempelajari secara mendalam prinsip regulasi mode pengikatan kedua dan menemukan bahwa efisiensi aktivasi reseptor serotonin 2A memiliki dua jalur sinyal hilir yang terkait erat dengan efek halusi dari halusinogen. 

Berdasarkan penemuan ini, para peneliti merancang dan mensintesis serangkaian senyawa secara terarah. Penelitian pada tikus menunjukkan bahwa rangkaian senyawa ini tidak memiliki efek halusi dan pada saat yang sama memiliki efek antidepresan yang cepat.

Saat ini, sebuah hak paten telah tetap untuk jenis baru senyawa antidepresan cepat. Pakar industri percaya bahwa hasil penelitian menunjukkan arah pengembangan generasi baru antidepresan non-psikedelik yang bekerja cepat. 

Namun, perlu digarisbawahi bahwa suatu senyawa tidak setara dengan obat dan peneliti masih perlu melakukan banyak verifikasi eksperimental sebelum dapat menjadi obat yang bermanfaat bagi pasien.(*)