Baca dalam 3 menit

CNBG - Sinovac Aktif Uji Klinis Vaksin di Berbagai Negara

Waktu Publish : 07 Sep 2020, 13:57 WIB
SHARE ARTIKEL

CNBG dan Sinovac Lakukan Uji Klinis Vaksin di 2 Negara Lagi - gambar diambil dari internet, segala keluhan mengenai hak cipta, dapat menghubungi kami

Beijing, Bolong.id - China National Biotec Group (CNBG) dan Sinovac Biotech Ltd mengatakan Sabtu (5/9/2020) bahwa mereka masing-masing telah menemukan dua negara untuk menjalankan uji klinis tahap akhir dari kandidat vaksin COVID-19 yang mereka kembangkan.

Serbia dan Pakistan telah setuju untuk berpartisipasi dalam uji klinis fase 3 kandidat vaksin CNBG sementara Sinovac telah menerima persetujuan dari Turki dan Bangladesh. Kedua perusahaan tersebut mencari lebih banyak data dari luar negeri karena kasus-kasus COVID-19 baru di Tiongkok semakin berkurang.

Serbia akan menguji dua vaksin yang dikembangkan oleh unit CNBG Wuhan dan Beijing, sementara Pakistan akan menguji kandidat dari CNBG unit Beijing, dilansir dari Reuters, Senin (7/9/2020).

“Uji klinis fase 3 CNBG diharapkan melibatkan 50.000 orang di sekitar 10 negara,” kata wakil presiden CNBG Zhang Yuntao (张云涛). Uji klinis CNBG kini telah dimulai di Uni Emirat Arab, Bahrain, Peru, Maroko, Argentina, dan Yordania. Zhang mengatakan negara-negara asing telah menyatakan minatnya untuk memesan 500 juta dosis dari kedua kandidat vaksinnya.

“CNBG diharapkan dapat menghasilkan 300 juta dosis vaksin dalam setahun setelah meningkatkan teknik manufaktur, dan tengah mengerjakan rencana untuk meningkatkan kapasitas tahunannya menjadi 1 miliar dosis,” ungkap Zhang. Perusahaan juga akan segera mulai memberikan vaksinnya kepada personelTiongkok yang bekerja di kedutaan dan konsulat di luar negeri, tambahnya.

Sementara itu, CEO Sinovac Yin Weidong (尹卫东) pada hari Minggu (6/9/2020) mengatakan bahwa kandidat vaksin Sinovac, CoronaVac, yang sedang melakukan uji klinis di Brasil dan Indonesia, juga telah memperoleh persetujuan uji klinis fase 3 dari Turki dan Bangladesh.

Meskipun tahap akhir uji klinis masih berlangsung untuk membuktikan vaksin tersebut aman dan efektif, namun Tiongkok telah mengizinkan kandidat vaksin dari Sinovac dan CNBG untuk penggunaan darurat bagi mereka yang berada dalam kelompok berisiko tinggi seperti pekerja medis. Puluhan ribu orang telah menggunakan CoronaVac melalui program darurat tersebut.

Terkait

news

Bye-bye Tiktokers Cilik, China Larang Livestreamer di bawah ...

  • Lupita
  • 24 Jul 2021

technology

Robot Multitasking Asal China, Bisa Buat Kopi Hingga Bersih-...

  • Lupita
  • 24 Jul 2021

culture

POTRET : Situs Makam Ming Xiaoling Peninggalan Dinasti Ming

  • Lupita
  • 24 Jul 2021

news

Kode Merah untuk Banjir di Henan, China

  • Djono W. Oesman
  • 24 Jul 2021

news

Bank Indonesia Resmi Kerja Sama Dagang Pakai Rupiah dan Yuan

  • Lupita
  • 24 Jul 2021

news

Suhu Panas di Urumqi Akan Capai 36 Derajat

  • Lupita
  • 24 Jul 2021
Load more
Banner Kanan
Logo follow bolong