Baca dalam 3 menit

Aplikasi Didi Chuxing Dihapus Pemerintah China, Kenapa?

Waktu Publish : 05 Jul 2021, 11:09 WIB
SHARE ARTIKEL

Logo Didi Chuxing - Image from Reuters

Bolong.id - Kurang dari beberapa hari setelah penawaran umum perdana (IPO) di Amerika Serikat pada 30 Juni 2021, aplikasi sewa mobil pribadi Tiongkok, Didi Chuxing, dihapus oleh Administrasi Ruang Siber Nasional Tiongkok, karena pelanggaran serius terhadap undang-undang dan peraturan pengumpulan dan penggunaan informasi pribadi.

Kantor Informasi Internet Nasional Tiongkok mengeluarkan pemberitahuan pada 4 Juli 2021, yang menyatakan bahwa, setelah pemeriksaan dan verifikasi, aplikasi Didi Chuxing memiliki masalah serius dalam mengumpulkan dan menggunakan informasi pribadi yang melanggar hukum.

Dilansir dari zaobao.com.sg pada Senin (5/7/2021), sesuai dengan ketentuan terkait dari UU IT Tiongkok, Kantor Informasi Internet Tiongkok menghapus aplikasi Didi Chuxing, dan mengharuskan Didi Travel Technology Co., Ltd. untuk secara ketat mengikuti persyaratan hukum dan mengacu pada standar nasional yang relevan untuk memperbaiki masalah yang ada, dan melindungi keamanan informasi pribadi pengguna.

Di saat hubungan Tiongkok-AS sedang tegang, Didi Chuxing secara resmi meluncurkan IPO di AS pada 30 Juni, mengumpulkan US$4,4 miliar dengan harga penerbitan US$14 per saham. Pada hari pertama pencatatan, harga saham Didi Chuxing dilaporkan sebesar 14,2 dolar AS, meningkat 1,43%, dengan nilai pasar 68,49 miliar dolar AS. Ini adalah daftar perusahaan Tiongkok terbesar di Amerika Serikat sejak Alibaba go public di Amerika Serikat pada tahun 2014.

Dua hari kemudian, pada 2 Juli, Administrasi Ruang Siber Negara Tiongkok mengumumkan pelaksanaan tinjauan keamanan dunia maya kepada Didi Chuxing. Untuk bekerja sama dengan pekerjaan peninjauan keamanan jaringan dan mencegah risiko berkembang, Didi Chuxing menghentikan pendaftaran pengguna baru selama masa peninjauan. Kabar tersebut membuat harga saham Didi jatuh 5,30% malam itu, dengan nilai pasar US$74,905 miliar.

Sementara itu, beberapa pengguna media sosial mempertanyakan di Weibo bahwa Didi Chuxing telah membocorkan informasi jalan dan data pengguna Tiongkok untuk listing di Amerika Serikat. Sebagai tanggapan, Li Min, wakil presiden Didi Travel Global, mengatakan bahwa beberapa orang di Internet yang mengatakan bahwa Didi Chuxing terdaftar di luar negeri dan memberikan data ke Amerika Serikat, ini adalah rumor.

Dia menyatakan di Weibo bahwa, seperti banyak perusahaan Tiongkok yang terdaftar di luar negeri, data pengguna domestik Didi Chuxing disimpan di server domestik, dan sangat tidak mungkin untuk menyerahkan data ke Amerika Serikat.

Pada tanggal 4 Juli, pemerintah mengumumkan penghapusan Aplikasi Didi Chuxing. Weibo resmi Didi Chuxing kemudian menanggapi dengan mengatakan bahwa Didi dengan tegas akan menerapkan persyaratan yang terkait, yaitu menangguhkan pendaftaran pengguna baru pada 3 Juli, dan aplikasi akan dihapus.

Perusahaan juga mengatakan, “Pengguna yang telah mengunduh Aplikasi Didi dapat menggunakannya secara normal. Perjalanan dan pemesanan pengemudi tidak akan terpengaruh.” (*)

Informasi Seputar Tiongkok

Terkait

news

Beijing Mulai Uji Kendaraan Self-driving di Jalan Tol

  • Lupita
  • 31 Jul 2021

business

Tindakan China Larang Bimbel Berbayar Buat Pasar Saham Menur...

  • Lupita
  • 27 Jul 2021

news

Kementerian Teknologi China Tanggapi Penghapusan Aplikasi Di...

  • Visco Joostensz
  • 16 Jul 2021

news

Sempat Bermasalah, Transportasi Online Didi Chuxing Kini Ban...

  • Lupita
  • 15 Jul 2021

news

Menimbang Keamanan Siber, China Kembali Menyensor Tiga Perus...

  • Lupita
  • 07 Jul 2021

technology

DiDi, Raksasa Ride-Hailing China Beroperasi di Argentina

  • Isna Fauziah
  • 19 Nov 2020
Load more
Banner Kanan
Logo follow bolong
32
21
16
1
1
3