
Beijing, Bolong.id - Hong Kong menjadi tuan rumah Pertemuan Tahunan Tatap Muka Kelompok Ahli Kejahatan Siber INTERPOL, yang mempertemukan lebih dari 120 aparat penegak hukum dan pakar industri dari 30+ negara dan wilayah.
Dilansir dari 新华网 Senin (02/02/26), diselenggarakan selama dua hari oleh Kepolisian Hong Kong (HKPF) dan INTERPOL, forum ini mengusung tema “Disrupting the Industrialization of Cybercrime” atau memutus rantai industri kejahatan siber global.
Komisaris Polisi Hong Kong, Chow Yat-ming, menegaskan komitmen HKPF dalam menghadapi ancaman kejahatan digital melalui pengembangan teknologi generasi baru, kemitraan publik–swasta, serta penguatan ekosistem keamanan publik. Ia juga menekankan pentingnya kerja sama lintas negara dan lintas sektor untuk menghadapi kejahatan siber yang semakin kompleks.
Direktur Kejahatan Siber INTERPOL, Neal Jetton, menyebut pertemuan ini sebagai bukti peran aktif Hong Kong sebagai pusat penting kerja sama kepolisian internasional. Ia berharap forum ini menghasilkan solusi nyata dan aksi kolektif untuk membongkar jaringan kejahatan siber.
Berbagai topik strategis dibahas, mulai dari ekosistem kejahatan siber, pemerasan daring, kecerdasan buatan, hingga pelacakan aset virtual. Pertemuan ini menjadi wadah pertukaran intelijen, pengalaman, dan strategi guna memperkuat upaya global melawan kejahatan siber. (*)
Informasi Seputar Tiongkok
Advertisement
