Baca dalam 2 menit

Bio Farma Terima 5 Juta Dosis Vaksin dari Palang Merah China

Waktu Publish : 24 Sep 2021, 09:44 WIB
Sumber : viva.co.id
SHARE ARTIKEL

Ilustrasi vaksin COVID-19 - Image from Internet. Segala keluhan mengenai hak cipta dapat menghubungi kami

Jakarta, Bolong.id - Indonesia kembali menerima sumbangan vaksin COVID-19 sejumlah 5,2 juta dosis vaksin CoronaVac 2ds dan 200 ribu dosis dari Sinopharm dalam bentuk produk jadi pada Selasa (21/9/2021).

Dilansir dari viva.co.id pada Kamis (23/09/2021), tambahan vaksin yang diterima tersebut adalah bentuk hibah dari Palang Merah Tiongkok melalui hubungan bilateral.

Bambang Heriyanto, juru bicara Bio Farma, mengungkapkan bahwa vaksin COVID-19 dalam bentuk bulk untuk sementara waktu telah dikonversi semua menjadi 125,4 juta dosis.

Proses konversi tersebut selesai dalam kurun waktu sembilan bulan dan ditargetkan untuk rilis pada September 2021.

"Total vaksin COVID-19 Bio Farma yang rilis pada bulan September 2021, diperkirakan sebanyak 23.328.000 dosis," ujar Bambang, Kamis 23 September 2021.

Dengan tambahan vaksin dari Palang Merah Tiongkok, kini total vaksin siap edar di Bio Farma mencapai 51,3 juta dosis yang didapatkan melalui berbagai mekanisme, seperti mekanisme bilateral dan multilateral, dari Australia, Perancis, Belanda, Amerika Serikat, dan Tiongkok.

Dari total jumlah tersebut, sebanyak 29.697.878 dosis telah didistribusi. Sedangkan, untuk sisanya sedang menunggu izin dari BPOM dan penugasan dari Kemenkes. (*)


Informasi Seputar Tiongkok

Terkait

news

Tambah Stok Vaksin di Indonesia, Sinovac Kembali Kirim 5 Jut...

  • Lupita
  • 01 Sep 2021

health

Bio Farma Ciptakan Pendeteksi Virus Corona

  • Djono W. Oesman
  • 09 Jul 2021

news

PCR Kumur Versi Bio Farma Diklaim Ampuh Deteksi 10 Varian CO...

  • Esy Gracia
  • 04 Jul 2021

news

BPOM Pastikan Vaksin akan Tersebar Tepat Sasaran

  • Lupita
  • 29 Dec 2020

news

Bio Farma Uji Vaksin Sinovac, Hasilnya Tahun Depan

  • Lupita
  • 10 Dec 2020

news

Vaksin COVID-19 Sinovac Tiba, Menlu Retno Apresiasi China

  • Isna Fauziah
  • 08 Dec 2020
Load more
Banner Kanan
Logo follow bolong