
Beijing, Bolong.id - Pemerintah Tiongkok bersiap melangkah lebih jauh dalam membangun masyarakat ramah anak dan memperkuat kesehatan keluarga. Mulai 2026, pemerintah berencana mendirikan klinik perawatan kehamilan dini di sekitar 10.000 institusi medis di seluruh negeri.
Dilansir dari 福州妇联 Kamis (08/01/26), kebijakan tersebut diumumkan oleh Komisi Kesehatan Nasional Tiongkok sebagai bagian dari strategi nasional untuk meningkatkan kesehatan reproduksi sekaligus mendorong angka kelahiran. Langkah ini bertujuan memastikan perempuan memperoleh pendampingan medis sejak fase awal kehamilan guna menekan risiko kesehatan ibu dan bayi.
Selain layanan kehamilan, pemerintah juga menargetkan pengurangan beban pengasuhan anak. Sebanyak 150.000 slot penitipan anak berbiaya terjangkau akan ditambahkan secara bertahap, disesuaikan dengan kondisi daerah, guna membantu orang tua menyeimbangkan kehidupan keluarga dan pekerjaan.
Di bidang pencegahan penyakit, Tiongkok melanjutkan program vaksin HPV gratis bagi anak perempuan usia 13 tahun, menyusul dimasukkannya vaksin tersebut ke dalam program imunisasi nasional. Untuk meningkatkan akses, puskesmas dan pusat layanan kesehatan komunitas akan membuka layanan imunisasi pada akhir pekan.
Pemerintah juga menargetkan pelatihan 3.200 tenaga medis dalam integrasi pengobatan Barat dan pengobatan tradisional Tiongkok, serta memperluas layanan pediatri, kesehatan mental, hemodialisis, dan manajemen berat badan di rumah sakit umum besar.
Rangkaian kebijakan ini mencerminkan komitmen Tiongkok dalam memperkuat layanan kesehatan secara menyeluruh dari pencegahan, perawatan, hingga dukungan keluarga demi masa depan generasi yang lebih sehat.(*)
Informasi Seputar Tiongkok
Advertisement
