Kanker Payudara Akhirnya Jadi Penyakit Kronis yang Gampang Disembuhkan

logo clock 4 Menit logo clock 01-09-2020, 14:49

Kanker Payudara Perlahan Menjadi Penyakit Kronis yang Dapat Disembuhkan - gambar diambil dari internet, segala keluhan mengenai hak cipta, dapat menghubungi kami

Beijing, Bolong.id - Kanker payudara, jenis kanker ginekologi yang paling banyak terjadi di Tiongkok. Penyakit ini menjadi tantangan kesehatan masyarakat utama, yang jadi momok wanita se-dunia.

Untuk waktu yang lama, kemoterapi memainkan peran penting dalam pengobatan kanker payudara stadium lanjut. Khususnya untuk pasien dengan Triple Negative Breast Cancer (TNBC) stadium lanjut karena buruknya prognosis atau prediksi perkembangan penyakit, kurangnya target pengobatan yang jelas, ketidakmampuan untuk melakukan intervensi yang ditargetkan secara individual, dan diagnosis dan pengobatan klinis yang tidak teratur. 

Sehingga, pasien sering menghadapi dilema, sementara kemoterapi adalah cara utama mereka untuk meningkatkan kelangsungan hidup dan prognosis.

Xu Binghe (徐兵河), seorang profesor di Rumah Sakit Kanker Akademi Ilmu Kedokteran Tiongkok, mengatakan bahwa prinsip pengobatan kanker payudara stadium lanjut adalah meningkatkan kelangsungan hidup pasien, dilansir dari laman Xinhua, Selasa (1/9/2020). 

Melihat kembali sejarah perkembangan pengobatan kanker payudara, dari pengobatan bedah, kemoterapi, terapi endokrin hingga terapi yang ditargetkan, semua jenis metode pengobatan terus bermunculan dan berubah yang dapat memperpanjang masa kelangsungan hidup pasien, dan membuat kanker payudara menjadi sebuah penyakit kronis yang dapat diobati dan dikendalikan seperti hipertensi dan diabetes.

"Di era perawatan presisi saat ini, standarisasi diagnosis dan pengobatan kanker payudara serta manajemen kepatuhan terus meningkat, ini telah menjadi tolak ukur untuk penerapan pengelolaan penyakit kronis kanker," ungkap Profesor Hu Xichun dari Rumah Sakit Kanker Universitas Fudan. 

Hu juga menunjukkan bahwa mengoptimalkan dan memperbarui strategi kemoterapi kanker payudara stadium lanjut adalah kunci untuk meningkatkan prognosis pasien. 

Baru-baru ini, "Buku Biru Kemoterapi Kanker Payudara Tingkat Lanjut Tiongkok" yang disusun oleh Xu Binghe, dirilis. Isi buku tersebut memuat studi mendalam tentang masalah praktis yang dihadapi oleh pengobatan klinis kanker payudara stadium lanjut di Tiongkok, dan digunakan untuk menstandarkan metode kemoterapi kanker payudara stadium lanjut secara lebih efektif, serta untuk menetapkan pengobatan terstandarisasi guna meningkatkan tingkat kelangsungan hidup keseluruhan pasien kanker payudara stadium lanjut.

Profesor Yin Yongmei (殷咏梅), wakil presiden bangsal perempuan dan anak-anak dari Rumah Sakit Rakyat Provinsi Jiangsu, mengatakan bahwa setelah keluar dari rumah sakit, kontak antara pasien dengan rumah sakit dan dokter secara bertahap akan melemah, tetapi ini tidak berarti bahwa pasien tidak lagi membutuhkan bantuan medis profesional. Ia berpendapat bahwa telekomunikasi yang nyaman, cepat dan efisien untuk manajemen tindak lanjut yang lebih baik dan pendidikan jangka panjang pasien diperlukan, sehingga dapat membantu pasien dalam perawatan yang lebih ilmiah. Untuk meningkatkan kualitas hidup mereka, Yin menekankan bahwa pihak rumah sakit harus memberi mereka dukungan jangka panjang dari perspektif pencegahan kambuhnya penyakit. 

Sebuah perguruan tinggi rehabilitasi pasien kanker payudara nirlaba yang didirikan belum lama ini mengintegrasikan pelatihan pasien, pendidikan pasien, dan pekerjaan pasien, dan merupakan langkah eksplorasi guna memecahkan masalah tersebut.



Penulis : Aisyah Hidayatullah
Editor : Djono W. Oesman

Terkait

Tingkat Melek Kesehatan di China Naik 100% dalam 5 Tahun Terakhir

 

logo clock 29-10-2020, 12:19
logo clock Baca ini dalam 2 Menit
logo share

Peneliti Inggris: Penderita COVID-19 akan Alami Penurunan Fungsi Otak?

 

logo clock 29-10-2020, 11:35
logo clock Baca ini dalam 2 Menit
logo share

Pengobatan Tradisional China Tawarkan Solusi Baru di Tengah Tantangan Kesehatan

 

logo clock 29-10-2020, 06:41
logo clock Baca ini dalam 3 Menit
logo share

Studi: 15% Kematian Akibat COVID-19 Disebabkan Paparan Polusi Udara

 

logo clock 28-10-2020, 13:26
logo clock Baca ini dalam 2 Menit
logo share

Kashgar Selesaikan Tes COVID-19 untuk Semua 4,74 Juta Penduduk

 

logo clock 28-10-2020, 11:45
logo clock Baca ini dalam 2 Menit
logo share

Viral